3 Februari 2021
Tuhan bisakah saya jadi PNS?. Bisakah saya melanjutkan S2? Tuhan saya gak mau dipandang sebelah mata oleh laki-laki. Gak munafik juga mereka matre. Jaman sekarang bukan hanya perempuan yang bisa matre. Laki-laki juga.
Tuhan saya bosan sendiri. Saya ingin menikah, damai dan hidup tentram. Tuhan bantu hamba merubah nasib. Mohon dengan sangat. Harapan saya saat ini adalah semoga saya diterima di DPPMA (Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak). Saya bingung harus kemana lagi. Hampir semua perusahaan sudah saya ajukan lamaran. Sampe mas-mas rental computer bilang “mbak apa gak bosan dari dulu masukan lamaran kerja terus”?? wow kaget dong pastinya, seperti disamber gledek. Secara dari dulu saya selalu Nomaden dari perusahaan 1 ke perusahaan lain. Dari perusahaan Permata Finance, awal pertama kerja dengan gaji 750ribu, lalu pindah lagi ke Simas Multifinance, yang berlangsung hanya 1 bulan. Setelah itu saya daftar di KIA Mobil dengan posisi sales bersama teman kecil saya yaitu Mutia. Itupun hanya berlangsung 3 bulan saja karena saya tak target.
Akhirnya daftar lagi di distributor besi, mungkin karena orang tua saya malu. Pasalnya lulusan S1 cuman kerja di toko. Bapak saya mencari refrensi pekerjaan di sekolah. Yaitu SMP 7 dan SMP 13, yang saya pikirkan ketika itu hanya uang..uang..uang..dan uang. Karena membayangkan ketika menerima gaji yang saya dapatkan adalah sedikit.
Saya baru masuk di sekolahan 2 hari, saya sudah resign. Lalu setelah 1 bulan berikutnya saya ditawarin kerja lagi di proyek sebagai admin kantor. Ya lagi..lagi saya gak betah karena setiap hari harus berkumpul dengan orang-orang jalan dengan kehidupan kejam. Belum lagi pimpro (Pimpinan Proyek) yang mata keranjang. Sudah tua tapi masih suka genit kepada perempuan.
Saya akan cerita sedikit tentang kehidupan di proyek. Di proyek itu seperti kehidupan keras. Kenapa saya bisa bilang begitu?hampir setiap hari saya digoda oleh laki-laki di sana. saya ditawari rokok dan miras, karena memang saat itu di sana saya memperlihatkan sisi buruk dengan merokok. Mencoba miras, hingga kepala saya pusing dan hampir gak bisa jalan. Saya diantar oleh pimpro di kos-kos san.
Gak munafik kerja di proyek itu plus minus. Senengnya karena anggap aja kamu lagi happy2 tetapi dibayar. Tiap hari kamu kerja hanya menghabiskan waktu dengan main-main, bersendau gurau, piknik, seneng-seneng dan makan enak. Duit utuh diberi fasilitas / mess/ kos-kosan. Gimana ya pokoknya susah dicritain. Intinya cuman seneng-senenglah. Tapi sedihnya apa coba??
Betul kamu setiap hari harus bergumul di bawah terik sinar matahari, pasir-pasir belum lagi digodai para lelaki yang ada. Banyak kamuflase juga. seperti mengganti kwitansi dari yang semula harganya lebih murah tetapi di situ ditulis lebih mahal.
Sistem pembayaran / penggajian adalah harian atau upah. Persis seperti buruh harian lepas. Dulu saya masih inget kalau gak salah per hari dibayar 45ribu per hari. Rinciannya 35ribu upah harian + 10 ribu untuk makan. Itu baru bersih. Tetapi dasarnya saya ndablek, males, masuk kerja aja sering telat. Yah kerja niat – niatan kadang males-malesan gitu.
Di proyek pun saya hanya berlangsung selama 8/9 bulan. Lalu saya diterima di Multindo Autofinance. Lagi-lagi dengan hasil yang sama tidak berlangsung lama. Hahahaha. Ya hanya berlangsung selama 5 bulanan aja. Nasib banget sih jadi orang. Pasalnya saya orangnya keras kepala. Jadi susah untuk bisa mengalah dengan orang. Tetapi akhirnya dari sini saya sadar bahwa saya harus lebih mengcontrol emosi saya. Lalu saya melamar lagi di CS Multifinance yang sekarang menjadi BCA Multifinance dengan posisi yang sama yaitu staff admin. Di sini saya lebih menangani nsaabah dengan keterlambatan 3 bulan ke atas. Jujur dari diantara pekerjaan yang saya lamar dan jalani di tempat inilah saya merasa paling nyaman. Baik teman maupun sistem kerjanya. Selama saya bekerja di sinilah yang paling lama hampir 3 tahun kurang 2 bulan. Dan banyak suka duka dalam pekerjaan ini. Pasalnya banyak permasalahan yang dihadapi entah itu dari rekan kerja dan nasabah. Sering terjadi adu otot dengn debt colector, clector dan nasabah itu sendiri.
Sampai pihak LSM turun
langsung untuk membela nasabah.pernah suatu kejadian saya dibentak LSM yang
membela nasabah dengann menggebrak meja. Sontak saya kaget. Dengan reflek saya
langsung membentaknya sambil mengeluarkan kata KELUARRRRR!!!!!. Rame banget
saat itu suasana kantor. Langsung melerai saya dengan LSM itu. Sampai sang LSM
melotot-lotot dan digiring keluar.
Pengalaman inilah yang
tidak akan saya lupakan. Karena baru seumur-umur saya membentak dengan lantang
kepada nasabah. Namun semua ini akan menjadi pelajaran, adapun pelajaraqn
lainnya yaitu dari debt collector atau colector sendiri dengan menilep uang
angsuran nasabah dengan membohongi nasabah memakai kwitansi palsu. Intinya banyak
pelajaran hidup yang saya ambil dari tempat bekerja yang saya jalani waktu itu.
Setelah 3 tahun dilalui
saya menganggur 1 bulan lalu saya bekerja lagi di Mikro Ventura. Masih sama
sejenis pembiayaan. Di sinipun sama seperti sebelumnya. Saya hanya bertahan
selama 3 bulan karena tidak target dengan posisi marketing officer. Belum genap
1 bulan saya mendapat pekerjaan baru lagi, yaitu di Sidji Hotel Pekalongan,
namun lagi-lagi gala yaitu saya tidak
diperpanjang selama masa prohibition yaitu hanya 3 bulan saja dari bulan
November – Januari 2019. Kemudian saya melamar lagi di BPR Central Artha dengan
refrensi teman pada bulan Februari 2019, sebagai marketing officer lagi. Salah
satunya adalah saya membagikan brosur di pasar, kantor-kantor atau toko-toko
kelontong dan didokumentasikan sebagai laporan pertanggungjawabapan pekerjaan. Sama
seperti sebelum-sebelumnya saya hanya bertahan selama 8 bulan.
Di sinilah babak baru
dimulai, pasalnya setelah saya diresignkan dari BPR Central Artha lalu beberapa
bulan kemudian ada pandemic Corona, ya saya menganggur kurang lebih selama 2,5
tahun. Sungguh paling lama menganggur yang saya alami. Dari sini saya mulai
berdamai dengan diri sendiri. Saya belajar kehidupan dengan dari youtube,
cuplikan-cuplikan video motivasi ig. Selama di rumah saya juga mendaftar
pekerjaan di berbagai perusahaan, namun apa hasilnya?? Ya saya belum berhasil
mendapatkannya. Gagal dan gagal lagi.
Akhirnya saya punya ide
untuk jualan dimsum. Kenapa saya memilih dimsum, karena saya menyukainya. Jika saya
membeli kebanyakan rata-rata mahal. Nah kalau bikin sendiri bisa puas untuk
memakannya. Hanya saja kulit yang masih saya pakai adalah kulit pangsit bukan
kulit dimsum. Jadi masih terasa kaku. Saya isi hari-hariku dengan berjualan
pisang krispi dan dimsum “balina”.
Jualanpun tidak setiap
hari ramai, terkadang sepi. Tentunya saya punya banyak waktu kosong di rumah. saya
gunakan waktu kosong ini untuk membaca, kadang ke perpustakaan terkadang sering
beli buku-buku online. Buku yang saya baca dan beli merupakan buku self
development atau tentang motivasi kehidupan. Dalam 2,5 tahun benar-benar diuji
saat titik rendah. Namun ada 1 yang menguatkan yaitu saya lihat dari youtube DN
Resutari. Bagaimana menghadapi hidup dengan menjalankan sholawat dan prinsip
Law Of Attraction. Dari sini saya menerapkan untuk setiap harinya.
Semenjak itu, saya
melakukan sholawat paling tidak sehari 1000x. Awalan 500x karena terlalu berat
ketika belum terbiasa dan masih mencoba. Sambil menjalankan sholawat dan
mendaftar pekerjaan di berbagai perusahaan dan dinas. Berbagai penolakan dan
tidak mencakup kriteria terutama umur, sering saya terima. Hampir putus asa
bahkan ada niat untuk mengakhiri hidup itu muncul. Sampai pernah suatu ketika
saking putus asanya saat setelah shalat saya pernah meminta dan berdoa “Ya Tuhan
jika saya hidup tidak bisa memberi manfaat maka ambillah saja nyawaku” kata-kata
ini keluar dengan spontan saking frustasinya. Tetapi untung masih ada iman di
hati. Sedekah juga saya lakukan, sedekah saya lakukan ini buat bersihin diri
aja.
Berjalannya hari demi
hari saya lakukan sholawat kurang lebih selama 2 tahun. Alhamdulillah banyak
sekali keajaiban-keajaiban yang saya dapatkan. Diantaranya misal dalam hati
saya pengen bubur ayam eh tiba-tiba ada saudara dateng sambil bawain bubur
ayam, terus saya pernah mengucap saya semoga mendapat uang arisan buat sangu di
Solo, eh beneran dapet arisan. Hahaha. Bener-benar rasanya langsung diijabah
dan masih banyak lagi contoh yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.
Dari waktu ke waktu
berjalan seperti biasanya, saya berjualan dimsum. Lalu kalau saya bosan ke
perpustakaan sekedar ingin merefresh otak. Dengan membaca dan tempat yang
nyaman, untuk mendapat inspirasi. Di samping itu saya juga lakukan sedekah
untuk setiap harinya. Bukan masalah nominal tapi konsistennya itu. Terkadang
sesuatu yang baik memang dipaksakan sedikit demi sedikit. Seperti mengamalkan
sholawat setiap hari. Adapun sholawatnya seperti ini Allahumma sholli wassalim
alla sayyidina muhammad. Sebanyak 1000x
setiap hari. Dalam sepanjang mengamalkan sholawat terkadang ada rasa tidak
sabar atau menunggu kapan impian saya terwujud sambil membayangkan bahwa
seakan-akan saya sudah mendapatkan apa yang saya inginkan.
Saat itu saya sedang
berharap bisa keterima cpns di Dinas Pendidikan kota Pekalongan. Sambil
membayangkan setiap sholat saya memakai
seragam KORPRI dan Khaki. Dan kebetulan ibu saya mempunyai sprei motif KORPRI.
Pas banget buat divisualisasikan hehehe. Setelah sholat seragam KORPRI tersebut
saya taruh di atas sajadah sambil disholawatin dan dibayangin. Baru kali ini
saya mendaftar cpns dengan saingan ribuan. Keinginan saya sebelumnya memang
pengen bekerja di kantor intansi pemerintahan.
Berbagai kantor
instansi saya lamar. Berbagai penolakan juga saya terima. Akhirnya di kala saya
sudah hampir menyerah, di situlah keajaiban mulai datang. Awalnya saya
memasukkan CV ke perpustakaan, DINPERKIM, DPPMA (Dinas Perlindungan Perempuan
dan Anak). Namun hasilnya NIHIL hahaha nasib bener. Saya juga memasukkan
lamaran di sekolah-sekolah sebagai tenaga pengajar. Tetapi lagi-lagi belum
rejeki, gagal maning...gagal maning son. Akhirnya saya disuruh memasukkan
lamaran di Dinas Pendidikan kota Pekalongan
dengan setengah niat dan gak niat. Berbagai tahapan tes saya lalui. 2
hari tes piskotest dan interview. Akhirnya pada tanggal 4 Januari saya mendapat
telfon dari kode 0285 bahwa saya dinyatakan keterima sebagai tenaga kegiatan di
Dinas Pendidikan.
Seneng dong setengah
agak gak percaya juga. What beneran ini saya diterima di Dinas Pendidikan. Tapi
ini kenyataan meskipun hanya tenaga honorer. Apa yang saya impikan benar-benar
terwujud. Saya menerapkan ilmu Law Of Attraction yang saya dengarkan lewat
youtube dari Ustad Yusuf Mansyur. Akhirnya apa yang saya tuliskan, saya
inginkan bener-benar menjadi kenyataan. Tetapi saat ini yang masih jadi impian
saya adalah menjadi seorang ASN Amin ya Robbal Allamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar